Petenis Tiongkok Li Na Ingin Punya Anak

Bintang tenis Tiongkok Li Na, Selasa, mengaku telah lama menantikan seorang anak dan menjadi ibu yang selalu di rumah setelah mengumumkan kehamilannya di Australia Terbuka 2015.

Juara Grand Slam dua kali itu, terkenal di Melbourne Park tempat dia memenangi gelar pada 2014 selain pencapaian partai final pada 2011 dan 2013, secara mengejutkan telah berhenti pada September 2014.

"Saya kira itu sebuah keputusan berat yang saya buat, berpisah dengan tenis. Tapi, mimpi saya adalah menjadi seorang ibu rumah tangga. Saya kira setiap anak belajar dari keluarganya. Saya belajar dari ibu saya, jadi saya merasa perempuan harus menjadi ibu rumah tangga," kata Li Na seperti dikutip AFP.

"Saya kira saya tidak jelek dalam tenis, jadi saya merasa, oke, tenis dapat melakukan banyak. Tapi saya kira sekarang adalah waktunya untuk kembali," kata mantan petenis berusia 32 tahun itu.

Li mengumumkan kehamilannya pada Senin (19/1), di hadapan 15 ribu penggemar di Rod Laver Arena tempat dia menjadi seorang tamu kehormatan, dan mengatakan dia berharap mendapat seorang putri.

Mantan atlet yang telah meraih sembilan gelar sepanjang karirnya itu dipuji karena telah mengenalkan tenis kepada publik di Tiongkok.

Dia menjadi seorang pionir olahraga di tanah airnya ketika memutuskan berhenti dari sistem keolahragaan nasional Tiongkok pada 2008 dengan sekelompok pemain baru dan dijuluki media lokal "terbang sendiri".

Keputusan itu berarti dia dapat memilih pelatihnya sendiri dan mempertahankan kemenangannya dibanding memberikan kemenangan itu kepada pemerintah.

Selain ketenaran dan keberuntungannya, Li mengatakan dia tidak akan mendorong anaknya ke lapangan tenis.

"Tenis adalah pekerjaan saya, itu bukan pekerjaan mereka. Setiap orang punya kepribadian (mereka sendiri). Saya hanya berharap mereka gembira dan sehat," kata Li.