Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu

Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu meminta perhatian Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin atas sejumlah bangunan penjara di Maluku. Salah satunya, cabang Rumah Tahanan di Dobo, Kabupaten Aru, yang bangunannya terancam abrasi karena lokasinya di pesisir pantai.

Gubernur menyampaikan hal itu saat bertemu dengan Amir Syamsudin, di Ambon, Maluku, Jumat (27/1/2012). Selain di Dobo, Gubernur juga meminta agar bangunan lembaga pemasyarakatan di Kota Tual yang berada di tengah pemukiman penduduk dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman.

Tidak sebatas itu, Gubernur juga mengingatkan akan belum adanya lembaga pemasyarakatan khusus bagi narapidana yang terkait kasus narkoba di Maluku. Dan juga perlunya rumah detensi imigran dibangun di tempat lain, selain bangunan serupa yang sudah ada di Ambon.

Meningkatnya narapidana kasus narkoba dan meningkatnya warga negara asing yang ditangkap karena tidak memiliki dokumen membuat kedua hal ini perlu diperhatikan," ujarnya.

Amir Syamsudin mengatakan permasalahan yang diungkapkan Gubernur Maluku akan menjadi perhatian kementeriannya. "Kami lihat dulu mana dari masal ah-masalah yang ada yang mendesak untuk diselesaikan," katanya.

0 Response to "Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu"