warga Jatim terbilang konsumtif

Tidak ada yang meragukan lagi bahwa, warga Jatim terbilang konsumtif. Dari data Pemprov Jatim tahun 2010 menunjukkan bahwa, sekitar Rp520 triliun digunakan untuk membeli barangbarang konsumsi, khusunya pakaian. Maka, investasi menjadi penting untuk dilirik agar uang yang dikeluarkan menjadi lebih produktif. Director MNC Asset Management Stien menuturkan, produk-produk investasi seperti reksadana hingga kini masih belum berkembang signifikan. Di Surabaya industri reksadanahanya sekitar20-an.Halini disebabkan kesadaran masyarakat masih rendah. Surabaya, yang notabene kota terbesar kedua setelah Jakarta, menjadi pasar potensial untuk memasarkan produk reksadana.

Dengan uang Rp1 juta sudah bisa berinvestasi.“Produk kami menyasar segmen perusahaan, remaja dan ibu rumah tangga,” ujarnya disela-sela “Ulasan Pasar dan Peluang Investsi 2011”di Surabaya Jum’at (27/5) lalu. Guna mendorong masyarakat untuk berinvestasi, kata dia, pihaknya gencar menggelar sosialisasi dan edukasi ke semua sektor, mulai dari kalangan pengusaha hingga mahasiswa.

Salah satu bentuk sosialisasi ini adalah dengan menggelar gathering yang dikemas dalam acara “Ulasan Pasar dan Peluang Investsi 2011”. Acara ini dihadiri lebih dari 100 undangan yang memiliki modal kuat untuk berinvestasi. “Dengan acara ini,masyarakat akan lebih familiar dengan investasi,”katanya. Sementara itu, President Director MNC Life Patricia Rosalia menambahkan, investasi tidak hanya dalam bentuk pasar modal, tapi asuransi jiwa merupakan bagian dari investasi.

Investasi ini termasuk investasi jangka panjang karena menyangkut hari tua dan kematian.Dari total penduduk Indonesia, hanya sekitar 12 juta saja yang memiliki kesadaran berasuransi. PT Bhakti Capital Indonesia Tbk melakukan perubahan nama dan sejumlah anak perusahaan. PT Bhakti Asset Management berubah menjadi PT MNC Asset Management.

Di sektorjasakeuangan,PTBhakti Finance berubah menjadi PT MNC Finance. PT Bhakti Securities berubah namanya menjadi PT MNC Securities.“ Perubahan nama ini, diharapkan mampu meningkatkan mutu dan pelayanan,” ujar Direktur Utama MNC Securities Wito Mailoa. Demikian catatan online Eye Eagle News yang berjudul warga Jatim terbilang konsumtif.

0 Response to "warga Jatim terbilang konsumtif"