Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta

Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi turun setelah beberapa hari lalu mengalami kenaikan yang cukup tajam mendekati level Rp 8.600 per dollar. "Jadi koreksi yang terjadi pada saat ini dinilai wajar," kata analis PT Bank Saudara Tbk Ruly Nova di Jakarta, Selasa (12/4/2011).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun 13 poin menjadi Rp 8.664 per dollar dari sebelumnya Rp 8.651.

Ruly mengatakan, para pelaku pasar menilai saatnya untuk melepas rupiah guna merealisasikan keuntungan yang sudah cukup besar. "Rupiah pada siang nanti diperkirakan akan kembali terkoreksi, karena minat pelaku pasar melepas rupiah cukup tinggi," katanya.

Menurut dia, koreksi rupiah tidak akan berlangsung lama, karena sentimen positif di pasar masih tinggi, apalagi ada isu bahwa pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat dan Jepang pada tahun ini akan lebih melambat. "Karena itu peluang rupiah untuk kembali menguat sangat besar yang dipicu makin besarnya dana asing yang masuk ke pasar," ucapnya.

Rupiah apabila tidak ada hambatan akan dapat mencapai angka Rp 8.500 per dollar, namun ia tidak menyebutkan kapan posisi rupiah berada di level tersebut. "Peluang rupiah untuk bisa mencapai angka Rp 8.500 per dollar sangat besar," ujarnya lagi.

Pasar Asia khususnya Indonesia masih tetap merupakan tempat investasi yang menarik bagi investor asing yang akan menempatkan dananya di obligasi, pasar uang dan pasar saham. "Apalagi tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) masih bertahan di level 6,75 persen setelah bulan lalu mengalami kenaikan 25 basis poin makin mendorong pelaku asing aktif bermain di pasar Indonesia," katanya. Demikian catatan online Recehan internet tentang Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta.

0 Response to "Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta"