Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan

Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) meminta Pemerintah Republik Indonesia lebih berperan aktif dalam menghentikan konflik yang terjadi di Libya.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta segera menggunakan cara-cara diplomasi untuk menghentikan konflik yang terjadi di Libya," kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Drs Chozin Chumaidy, di Mamuju, Sabtu.

Ia mengemukakan, Pemerintah Republik Indonesia (RI) harus punya inisiatif dalam menggalang dukungan negara internasional untuk nantinya terlibat secara bersama menyerukan perdamaian atas konflik yang terjadi di Libya.

"Semua negara harus dirangkul untuk secara bersama menyerukan perdamaian di Libya dan mencari solusi penyelesaian secara politik atas konflik yang terjadi di negara Libya yang kaya minyak itu," katanya.

Chozin Chumaidy, PPP sangat prihatin atas serangan yang dilancarkan pasukan koalisi internasional yang dipimpin Amerika, Inggris dan Prancis ke Libya, karena serangan yang dilakukan melukai warga sipil.

"Ratusan orang warga sipil telah menjadi korban atas serangan pasukan koalisi di libya, makanya itu harus ada sikap tegas Pemerintah RI menghentikan serangan itu, dengan berperan aktif dalam menyelesaikannya," katanya.

Menurut dia, serangan koalisi yang terjadi di Libya tidak perlu terjadi karena masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan konflik politik di Libya antara kelompok pro dengan kontra Muammar Qaddafi, yakni dengan cara diplomasi dan bukan cara perang yang hanya akan mengorbankan banyak orang.

"Pasukan koalisi harus menghentikan serangan ke Libya karena cara itu bukan cara yang terbaik, konflik di libya masih bisa dicarikan solusi jalan keluar, dengan cara damai, bukan dengan serangan yang mengorbankan warga sipil," katanya.

Ia meminta agar militer barat yang saat ini masih memborbardir serangan ke Libya segera menarik mundur pasukannya dengan mulai melakukan cara diplomasi atas konflik dinegara Timur Tengah itu. Demikian catatan online Recehan internet tentang Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan.

0 Response to "Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan"