trayek bus-bus reguler

Hari pertama penghapusan trayek bus-bus reguler tak berjalan mulus. Masih banyak bus yang seharusnya berhenti beroperasi nyatanya tetap mengangkut penumpang. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penolakan para sopir terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tak menjamin pekerjaan alternatif bagi para sopir dan kernet.

"Kalau trayek mau dihapus, jangan jadikan kami pengangguran. Beri kami pekerjaan. Kami akan tetap beroperasi sampai tanggal 7 nanti," ungkap Suradi (54), sopir bus PPD 46 jurusan Cililitan-Grogol, Selasa (1/2/2011), saat dijumpai Kompas.com.

Tidak hanya para sopir yang mengeluhkan kebijakan tersebut. Pihak manajemen bus mengaku berkeberatan atas kebijakan itu lantaran bisa mengancam ratusan pekerja yang kemungkinan akan dirumahkan.

"Sebanyak 800 pekerja yang terdiri dari sopir dan kernet dipastikan menganggur akibatnya," ungkap Ajang Sodikin, Kepala Personalia Mayasari Bakti.

Seperti diberitakan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memutuskan untuk mencabut sembilan trayek bus PPD dan Mayasari Bakti karena memiliki trayek yang bersinggungan lebih dari 50 persen dengan jalur busway Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) mulai Selasa kemarin.

Menanggapi keberatan yang dilontarkan para sopir dan operator bus reguler itu, Gubernur Fauzi Bowo mengaku tak ada jalan lain selain menaati kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya antara Pemprov DKI dan operator bus reguler.

"Ini kan ada aturan yang harus ditaati. Kalau sekarang banyak yang bandel, yah wajar saja, namanya juga baru diberlakukan," ujar Foke di kantornya.

Foke mengungkapkan, pelaksanaan kebijakan itu seharusnya tidak bermasalah karena operator bus reguler yang dihapuskan trayeknya juga merupakan operator transjakarta.

"Kalau misalnya sekarang enggak mau, emangnya mau ngorbanin busway? Apa mau ngorbanin mereka? Lagi pula kami sudah sepakat dan mereka bukan dimatikan, melainkan dialihkan," ucap orang nomor satu di Jakarta ini. Demikian catatan online Recehan internet tentang trayek bus-bus reguler.

0 Response to "trayek bus-bus reguler"