Mandala Airlines

Berhentinya operasi maskapai penerbangan Mandala Airlines menimbulkan masalah tersendiri bagi para pedagang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Mereka terus mengalami kerugian akibat harga sewa tak sebanding dengan jumlah pengunjung yang datang.

Salah satu tenant atau pedagang yang menyewa di Terminal 3 Soekarno Hatta, Tri Setyo Budiman, Senin (31/1/2011) mengatakan, sejak Mandala berhenti beroperasi, omzet dagangan mereka terus menurun. Sebanyak 17 tenant sekarang hanya bisa mengandalkan para pengunjung dari penumpang domestik maskapai Indonesia AirAsia (IAA).

Padahal, saat ini penumpang rute domestik IAA tidak banyak. Dalam sehari penerbangan domestik IAA hanya beberapa kali penerbangan. Dengan tidak adanya Mandala di Terminal 3, dalam setahun hanya ada 320.000 penumpang.

Tri mengatakan, PT Angkasa Pura II sebelumnya menargetkan Terminal 3 bakal dilalui oleh 4 juta penumpang, sehingga kemungkinan orang yang berlalu lalang dan akan membeli dagangan mereka akan banyak. Namun kenyataannya justru terbalik.

"Sejak Mandala tidak beroperasi, pendapatan kami turun drastis dan tidak bisa menutup biaya operasional kami. Kalau begini terus, maka kemungkinan kami bisa tutup Maret depan," keluh Tri yang membuka sebuah restoran di Terminal 3.

Saat Mandala beroperasi, pendapatan pedagang terbilang lumayan karena penumpang maskapai tersebut lebih dari 2 juta per tahunnya. Selain penumpang, orang-orang yang mengantar penumpang juga diperbolehkan masuk ke areal pertokoan di Terminal 3, sehingga bisa berbelanja.

Dijelaskannya, pedagang di Terminal 3 mengontrak areal pertokoan seharga Rp 60 juta hingga Rp 100 juta per bulan. Kontrak akan diperbarui setiap dua tahun sekali. "Paling tidak kami harus mendapat subsidi atau keringanan sewa. Kalau tidak kami tidak kuat bayar," jelasnya.

Menurut Tri, sebaiknya Terminal 3 dijadikan sebagai terminal internasional saja. Selain kapasitasnya luas, tempatnya juga memenuhi syarat sebagai terminal penerbangan internasional.

PT Angkasa Pura II menyatakan bakal memberi keringanan kepada para pedagang di Terminal 3. Direktur Teknik AP II, Salahuddin Raffi mengatakan, pihaknya bakal memberi potongan hingga ada maskapai pengganti Mandala.

"Kami masih memberi kesempatan kepada Mandala untuk beroperasi kembali. Untuk menunggunya, mereka (pedagang) akan diberikan diskon," katanya. Demikian catatan online Recehan internet tentang Mandala Airlines.

0 Response to "Mandala Airlines"