Jumat, 13 Desember 2013

Kasus Penyadapan Di Indonesia

Jika pemerintah serius menyelidiki kasus penyadapan  harusnya dibentuk tim independen. Tim ini nantinya menyimpulkan secara objektif siapa saja yang terlibat menyadap. Sehingga tidak menimbulkan kecurigaan berbagai pihak.

Hal ini diutarakan pengamat IT sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute  Heru Sutadi  dalam diskusi Teknologi Informasi, bertema "Generasi Muda Bangsa Menyikapi Aksi Penyadapan" di gedung wisma Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora)

Kasus penyadapan Australia terhadap pejabat RI belum tentu salah operator seluler di Tanah Air. Pasalnya, ada berbagai metode canggih yang memungkinkan, karena itu, sebaiknya sejumlah kalangan jangan asal tuduh.

Heru menjelaskan, proses penyadapan juga dapat dilakukan dengan berbagai cara dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit, tidak semata melalui  jaringan operator. Misalnya, melalui alat-alat intelejen bantuan dari negara lain.

Sekedar informasi,  kabar keterlibatan operator melakukan penyadapan hingga makin liar berhembus. Beredar kabar, perusahaan telekomunikasi asal Singapura SingTel paling bertanggung jawab terhadap penyadapan di Indonesia melalui operator Telkomsel.

Seperti diberitakan oleh Sydney Morning Herald, data Intelijen Australia menunjukkan bahwa Singapura bekerja sama dalam mengakses dan berbagi komunikasi yang dibawa oleh kabel SEA-ME-WE-3 kabel. Badan nasional Australia juga mengakses lalu lintas kabel SEA-ME-WE-3 yang mendarat di Perth.
READ MORE ~>> Kasus Penyadapan Di Indonesia

Rabu, 27 November 2013

Cara Mengontrol Emosi

Semua orang pasti pernah mengalami kenaikan emosi termasuk Anda. Perasaan Anda menjadi sangat buruk, marah, dan pada akhirnya Anda jadi mudah menangis. Tak jarang saat emosi Anda melakukan sesuatu yang malah akan membuat segalanya menjadi lebih buruk.

Berikut adalah cara mudah mengontrol emosi seperti dilansir dari magforwomen.com.

Berhitung
Saat Anda merasakan emosi Anda akan naik, cobalah untuk berhitung angka 1-10. Metode ini akan mengalihkan perhatian Anda dari topik yang membuat Anda emosi.

Pergi ke suatu tempat
Ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mengendalikan emosi Anda. Apabila Anda berada di suatu tempat dan Anda merasa bahwa kondisinya membuat Anda mudah emosi, segeralah keluar dari tempat tersebut dan pergilah ke tempat lain yang akan membuat Anda menjadi lebih tenang.

Relaksasi tubuh
Ini adalah cara lain untuk yang akan membantu Anda untuk menenangkan pikiran. Anda dapat mencobanya dengan duduk tenang atau berbaring.

Tenangkan pikiran Anda
Yoga dan meditasi adalah cara yang baik untuk menenangkan pikiran Anda. Cara lain untuk menenangkan pikiran Anda adalah dengan cara menarik napas secara perlahan.

Emosi adalah suatu perasaan yang wajar dialami oleh setiap orang. Namun apabila Anda tidak dapat mengendalikannya, hal ini akan menimbulkan bahaya bagi diri Anda dan orang lain.
READ MORE ~>> Cara Mengontrol Emosi

Jumat, 11 Oktober 2013

Kisah Sofia

Namaku Sofia, dulu aku adalah gadis yang ceria dan punya banyak teman. Mereka menyenangkan, dan aku juga bahagia berada di tengah mereka. Kata mereka, aku adalah teman yang sangat baik dan selalu ada di saat mereka membutuhkan. Baik suka maupun duka. Tak heran kalau banyak juga yang sangat baik dan sayang padaku.

Setidaknya, hari-hariku sangat bahagia sebelum ada nama itu muncul. Sebelum nama itu mengacaukan hidupku, dan membuat semua orang yang sayang padaku berubah memusuhiku...

***

"Aku Gerry," katanya sambil mengulurkan tangan dan menjabatku dengan hangat. Kami berkenalan di sebuah cafe sore itu. Aku sendiri sedang menghabiskan waktu saja, menunggu hujan agak reda sambil menikmati secangkir hot chocolate. Lantas ia mendadak berdiri di depanku dengan sopan mengulurkan tangannya.

Sepanjang sore kemudian ia menemaniku hingga hujan benar-benar reda. Namun karena kami masih asyik ngobrol, aku sudah tak peduli lagi apakah di luar sana hujan masih turun atau tidak. Aku larut dalam kehangatan kepribadiannya dan canda tawa kami yang seperti sudah kenal 10 tahun lamanya.

"Kapan kita bisa ketemu lagi?"

"Hmmm... entahlah. Mungkin kalau memang ditakdirkan nunggu hujan lagi kita bakalan ketemu," candaku.

"Ah, kelamaan. Siniin dan handphone kamu..." Diambilnya handphoneku dari tanganku. Disimpannya nomernya di sana, dan kemudian juga di dalam ponselnya. Aku hanya ternganga. Jarang kutemui pria yang spontan dan penuh percaya diri sepertinya.

"Ah... eumm.. ok deh see you next time," ujarku tersipu. Akupun melangkah pergi dan berpura-pura sedang terburu-buru. Aku kalah 1-0. Aku belum pernah menemukan pria yang bisa mengimbangiku seperti ini.

***

"Sudah belum?" tanyaku. Mataku ditutup dengan secarik kain sedari tadi. Membuatku bertanya-tanya, ke mana sih Gerry membawaku. Aku tak sabar dengan apa yang akan disiapkannya hari itu.

"Sabar dong ah... keburu-buru amat. Sebentar lagi kita sampai," sambil tertawa ia membuatku makin penasaran.

Dan ternyata kami tiba di sebuah lokasi. Cukup tenang karena sepertinya tak banyak orang di sana. Yang kudengar adalah alunan lagu romantis dengan aroma cokelat pekat mengelilingi ruangan. "Nah sekarang kamu boleh membuka mata kamu..."

Aku tersipu (lagi). Aku berada di cafe pertama kali kami bertemu 4 bulan yang lalu. Dan di tempat yang sama ini, sengaja ia persiapkan dengan manis. Semua tempat dihiasi bunga, balon dan juga hanya ada kami berdua serta beberapa pegawai cafe saja.

"Kamu gila," aku tertawa dan wajahku mulai memerah. Dan seperti dugaanku, kemudian ia berlutut mengucapkan cinta padaku. Memintaku untuk menjadi kekasihnya.

"Iya, aku mau..." kataku waktu itu.

***

Semenjak pertemuanku dengan Gerry, aku nyaris selalu menghabiskan waktuku setiap hari dengannya. Aku lupa akan janji-janji yang kubuat dengan sahabat-sahabatku. Sampai mereka cukup hapal bahwa janjiku akan kulewatkan lagi.

Dan kali ini adalah ulang tahun sahabatku, Via. Yang mana biasanya aku selalu menyiapkan kejutan untuknya.

"Ke mana kamu kemarin?" tanya Sari.

"Eh, kenapa Sar? Kamu nyari aku?"

"Ada apa sih dengan kamu? Sejak kamu dengan Gerry kamu melupakan banyak hal yang penting. Ulang tahun Via kemarin rasanya garing dan dia kecewa karena kamu melupakannya. Kamu berubah banget Sof," kata Sari lagi.

"Oh, maaf yang itu. Nanti aku akan mencarikan kado untuknya sebagai tebusan penyesalanku..."

"Aku nggak perlu kado darimu Sof. Aku nggak matre. Aku cuma pengen kamu hadir aja sebagai sahabat, seperti biasanya. Dan itu cukup untukku!" mendadak suara Via mengagetkanku. Aku tersadar, aku melewatkan hari penting yang bagi sahabatku. Namun kemudian, aku melangkah pergi saat merasa permintaan maafku tidak ditanggapi.

***

"Kamu ke mana sih? PING!!" pesanku tak kunjung dibalas oleh Gerry. Sudah sejak semalaman ia menghilang tak membalas satupun pesanku. Dan hal itu sebenarnya sudah terjadi berulang sejak minggu lalu. Ia sering menghilang atau membalas pesanku sangat lama. Katanya sih ia sibuk, tetapi apa iya dia sesibuk itu?

Aku ingin kamu berkemas dan kita berlibur. Maaf ya aku sangat sibuk belakangan ini. Makanya aku pengen nebus kesalahanku dengan ngajak kamu berlibur 3 hari aja kok - Gerry

Tak lama kemudian pesanku dibalas dengan hal yang membuatku tersipu. Tak berpikir panjang aku berkemas. Dan bahkan aku berbohong pada kedua orang tuaku akan hal ini. Aku tak ingin mereka melarangku pergi dengan kekasihku.

"Kita ke mana?"

"Ke pulau seribu. Kamu pasti senang, kita bisa diving, main di pantai, dinner romantis, menikmati matahari terbenam..." katanya santai dan hangat seperti biasanya. Aku semakin bersemangat. Aku salah telah mencurigainya kemarin, ternyata ia memang sibuk.

Sesampainya di cottage aku diantar ke kamar cottage. Sebuah kamar yang manis di tepi pantai, jauh dari keramaian. Hanya akan ada aku dan Gerry saja di sana. Dan langkahku terhenti setelah masuk ke dalam kamar.

"Kenapa ranjangnya cuma ada satu?"

"Memangnya kamu mau tidur terpisah dari aku?" kata Gerry santai seolah tak membutuhkan jawaban atas pertanyaannya. Ia kemudian segera berganti pakaian dan menggandeng tanganku ke pantai.

Aku masih terdiam. Bagaimana nanti malam ya? Hmmm... semoga bukan kejadian seperti itu yang kubayangkan.

***

"Kamu kenapa?" kata Gerry lembut sambil menyentuh pipiku. "Takut?" tanyanya lagi. Ia kemudian memelukku hangat dan mencoba menenangkan aku. Ia meyakinkan bahwa ia sangat mencintai dan menyayangiku. Sampai akhirnya apa yang kutakutkan benar-benar terjadi malam itu.

Namun, demi cintaku padanya. Semua kurelakan hanya untuknya. Hanya untuk Gerry. Seorang pria yang kukenal tak lebih dari 8 bulan lamanya...

***

"Kita harus ketemu nih Ger," kataku via pesan di BBM.

"Kenapa? aku sibuk nih? Ngomong aja lah dulu di BBM, sayang," paksanya.

Mengumpulkan seluruh keberanian, kemudian aku mengatakan, "aku telat 3 minggu Ger :(" Aku berhenti mengetik dan menunggu balasannya.

Gerry: is writing a message...

Lama sekali hanya muncul pesan itu lantas mendadak kontaknya hilang dari BBku. Aku yang dari posisi bersandar di tempat tidur kemudian kaget. Aku langsung bangun dan menekan tombol nomor telpon Gerry, yang kemudian kuketahui nomor tersebut tidak bisa dihubungi. Aku kalut. Aku langsung mengambil tas dan dompet, bergegas keluar rumah ingin mencari Gerry.

Tetapi aku bingung, harus mencari Gerry ke mana? Ia sendiri jarang bercerita tentang kegiatannya. Alamat pasti tempat tinggalnya juga aku tak tahu. Lantas ke mana aku harus pergi?

Aku yang berderai air mata, memanggil taksi dan mendadak malah muncul di rumah Via.

"Viaaa... kamu harus tolongin aku Vi. Tolongin aku..." tangisku sejadi-jadinya sesampainya aku di sana. Aku kemudian malah tak jadi bercerita, namun tenggelam dalam tangisan hingga berjam-jam lamanya. Ditenangkan oleh sahabatku, akhirnya akupun bercerita satu demi satu kejadian yang menimpaku.

***

"Selamat ya bu, anaknya laki-laki," kata seorang suster padaku sambil menyerahkan sosok mungil itu di tanganku. Aku memutuskan melahirkannya, buah hatiku yang bapaknya entah menghilang ke mana.

Lewat dukungan orang tua dan sahabat-sahabatku, mereka menguatkan aku untuk tetap menjaga kehamilan dan membiarkan bayiku lahir. Kata mereka bayi ini tak berdosa, dan aku yang memang harus belajar dari kesalahanku.

"Ayahnya belum datang, bu?" tanya seorang pasien lain yang juga baru saja melahirkan. Aku hanya tersenyum mendengarkan pertanyaan itu. Aku tak bisa menjawabnya. Dalam hatiku perih tak terbendung, dan sebenarnya aku ingin sekali menangis sekeras-kerasnya bila ada yang menanyakan perihal ayah anakku.

Aku menyesal, kenapa harus dipertemukan dengan mantanku. Dia telah menghancurkan hidupku...
READ MORE ~>> Kisah Sofia

Senin, 25 Maret 2013

Calon Gubernur Bank Indonesia

Pihak DPR mengaku akan menolak Agus Martowardoyo, jika memang calon Gubernur Bank Indonesia (BI) itu merupakan tokoh "buangan" seperti yang diisukan dalam DPR. Wakil Ketua Komisi XI, Harry Azhar Aziz mengatakan, masih mencari tahu kebenaran isu mengenai Agus Marto “dibuang” oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Menteri Keuangan.

“Belum ada keputusan. Sekarang pertanyaanya adalah apakah betul Pak Agus Marto dicalonkan karena Presiden sudah tidak setuju. Jadi, kesanya seperti membuang. Kalau seperti itu memang tentu Komisi XI DPR tidak mau. Pandangan fraksi nanti bisa berubah,” kata Harry di Gedung DPR, Jakarta.

Hary mengaku akan mencari tahu jawaban yang dimaksud. Komisi XI tidak menginginkan Gubernur BI yang terpilih itu adalah orang buangan atau dilengserkan. Komisi XI berkeinginan Gubernur BI yang baru memang bisa dipertanggungjawabkan dan mampu membawa perubahan yang lebih baik di waktu mendatang.

“Itu jadi pertanyaan. Kalau kita menerima buangan tentu tidak mau. Yang setuju itu kan Demokrat. PDIP masih menimang-nimang. Golkar juga masih menimang-nimang. Walau Agus Marto kurang dari sisi moneter, tapi kan dia nanti sifatnya kolektif kolegial,” kata Harry.

Harry mengaku masih belum bisa memutuskan apakah Agus Marto menjadi Gubernur BI atau tidak. Keputusan Komisi XI itu akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Maret 2013, malam.

Ia mengatakan ada yang pro dan kontra ( mengenai putusan Komisi XI tentang Agus Marto). Akan tetapi DPR  harus melakukannya melewati putusan internal. Waktunya juga tidak ditentukan apakah hari ini atau besok. Kira-kira besok kita rapat internal sorenya, dan malamnya kita putuskan. Kira-kira bisa aklamasi atau voting,” katanya.
READ MORE ~>> Calon Gubernur Bank Indonesia

Rabu, 16 Januari 2013

Make-up Artis Korea

Bagi pecinta tatarias khas Korea atau yang ingin mencontek make-up artis Korea yang terkenal dengan dandanan simpelnya, tak lengkap jika belum memiliki produk di bawah ini.

Pasalnya, basic utama make-up Korea terdapat di bulu mata dengan eyeliner agak tebal meruncing ke arah atas atau eye cat liner dan bibir dengan sapuan lipgloss.

"Untuk make-up Korea, kita harus menyediakan premier, base make up, atau BB cream, pilih salah satu, karena bisa langsung jadi foundation, eyeliner, mascara, jepit bulu mata, bedak tabur, creamy atau liquid blush on, dan lipgloss," ujar Merry Welinda, make-up artist lepas disejumlah majalah.

Dalam make-up Korea, bagian wajah yang paling ditonjolkan adalah mata. Mata dapat diberikan sapuan eyeliner dan mascara. Merry juga memberikan sedikit tips dalam mengaplikasikan dandanan Korea.

Sebelum ber-makeup, sebaiknya bersihkan muka dari sisa kotoran yang menempel. Lalu gunakan premier atau BB cream tipis. Untuk mata, jepit bulu mata terlebih dahulu, oleskan mascara dengan merata dan tambahkan eyeliner dengan sudut meruncing ke arah luar, bagian terluar sedikit ditebalkan. Kemudian bubuhkan liquid atau creamy blus on ditulang pipi dan ratakan. Untuk wajah, cukup bubuhkan bedak tabur atau compact powder secara merata, dan terakhir gunakan lipgloss warna peach, pink, atau orange.

Sedangkan untuk produk skin care, Merry menyatakan hal itu tergantung kulit masing-masing orang. "Skin care kan untuk menjaga tekstur kulit, jadi cocok-cocokan juga buat masing-masing orang. Bagus atau tidaknya relatif sih, bagus untuk sebagian orang karena cocok dengan kulitnya," tambah Merry tentang skin care Korea.

Baca juga: Jasa Sertifikasi SDPPI
READ MORE ~>> Make-up Artis Korea
By: ff hari